Cara menggunakan pengobatan seperti di atas, sama dengan merendam badan di dalam air hangat, sebagaimana yang sudah diterangkan pada bab sebelumnya. Langkah tersebut, digunakan untuk pertama kali.
Sesudah Anda masuk ke bak yang berisi air hangat tersebut, dan sudah merasakan sedikit kenyamanan, maka hendaklah ditambah air yang suhu panasnya melebihi dari air yang ada di bak untuk berendam.
Menambah air seperti itu dilakukan secara terus-menerus sampai suhu panas air menjadi 42-45 derajat Celsius. Sedangkan lama kita diperbolehkan untuk berendam di dalam bak tersebut, jika suhu panasnya sebagaimana di atas, adalah 10 menit.
Pengobatan tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan badan kita, lebih-lebih untuk memperluas jaringan otot pembuluh darah, dan kegunaan tersebut tidak hanya terbatas pada otot kulit saja, namun dapat mengembangkan semua otot yang menyalurkan darah ke semua organ badan bagian dalam perut.
Pengobatan seperti di atas dengan merendam dua tangannya, dapat menghilangkan gangguan dan rasa nyeri di dada. Demikian pula merendam badan dengan cara duduk dan menggunakan pengobatan sebagaimana di atas, akan dapat menyembuhkan kencing batu, batu dalam empedu dan memudahkan turun (keluar) batu yang ada di dalam badan.
Sering kali orang yang menggunakan pengobatan sebagaimana di atas, akan mengeluarkan air keringatnya. Apabila dia menghendaki agar keringatnya keluar secara terus-menerus, maka seyogianya sesudah melakukan pengobatan tersebut, langsung menutup (menyelimuti) badan dengan kain. Karena, dengan cara demikian dapat bermanfaat untuk melangsingkan badan yang terlalu gemuk atau paling tidak dapat memperindah bentuk badan, menyembuhkan penyakit tulang, rematik, dan lain-lain.
Jika pengobatan tersebut bertujuan untuk menyembuhkan penyakit yang telah disebutkan di atas, maka sudah selayaknya apabila seseorang sudah melakukan pengobatan tersebut, lalu keringatnya dibiarkan bercucuran keluar dan secara langsung badannya diselimuti dengan kain, sebagaimana yang akan diterangkan.
Apabila seseorang yang melakukan pengobatan itu tidak bertujuan sebagaimana yang disebutkan di atas, maka tidak perlu memakai kain untuk menyelimuti badannya, namun hendaklah langsung ke tempat peristirahatan dan duduk di atas kursi secara rileks, menikmati ketenangan jiwa, kejernihan pikiran dan agar semangat berubah menjadi segar kembali. Adapun jangka waktu yang diperlukan untuk istirahat tersebut, cukup setengah jam saja.
Perlu diketahui! Bahwa meluangkan waktu untuk istirahat setengah jam tersebut, memang perlu untuk dilakukan, sebagaimana sesudah merendam dengan air dingin. Hal tersebut hendaklah benar-benar diperhatikan, jangan sampai diabaikan.
Merendam Semua Anggota Badan
Pengobatan dengan cara merendam semua anggota badan dengan air yang suhu panasnya ditingkatkan sedikit demi sedikit itu tidak baik dilakukan terlalu sering, karena hal itu mengakibatkan badan letih.
Pengobatan seperti di atas, biasanya dilakukan hanya untuk kesehatan dan pengobatan, umpamanya ada orang yang kedinginan sebab terlalu banyak di luar rumah pada saat hujan turun atau tidak karena hujan, namun badannya terserang rasa kedinginan atau sesudah selamat dari tenggelam.
Mengenai cara melakukan pengobatan sebagaimana di atas, adalah ketika badan terasa menggigil karena kedinginan, ketika sakit demam menyerang dan keringat banyak yang keluar, atau karena penyakit lain yang parah.
Berendam di Bak dengan Duduk, atau Cukup Merendam Kedua Tangan atau Kedua Telapak Kaki
Mengenai cara melakukan pengobatan sebagaimana di atas, hal itu tidak berbeda dengan pengobatan yang sudah diterangkan sebelumnya.
Bak Challant
Nama Challant ini diambil dari nama seorang perempuan yang menemukan cara merendam badan sebagaimana yang dikemukakan. Karena manfaatnya untuk meningkatkan suhu badan bagian dalam. Maka, pengobatan seperti itu dinamakan sebagaimana nama penemunya.
Merendam badan dengan air panas ini hendaklah dilakukan yang agak lama, yakni sampai beberapa jam. Walaupun begitu, panas air tidak boleh kurang dari 40-44 derajat Celsius. Cara berendam seperti ini, dapat meningkatkan suhu panas badan hingga mencapai antara 38-89 derajat Celsius.
Pengobatan dengan cara merendam anggota badan sebagaimana disebutkan itu, amat bermanfaat sekali untuk memelihara kesehatan, menghilangkan penyakit dan meningkatkan kualitas stamina badan, lebih-lebih bila digunakan untuk pengobatan sakit tulang yang terasa nyeri, rematik yang sudah relatif lama dan menyakitkan pasien.
Banyak bukti, bahwa pasien dapat ditolong dan dikurangi rasa sakitnya atau bahkan disembuhkan penyakitnya dengan menggunakan pengobatan seperti di atas secara rutin, walaupun tidak menggunakan berbagai pengobatan lain.
Akan tetapi, pengobatan seperti ini membutuhkan seorang ahli dan yang telah berpengalaman dengan baik. selalu mengontrol dan memberikan pengarahan yang baik kepada si pasien ketika menjalankan pengobatan seperti ini. Di samping itu, dokter yang menanganinya harus selalu mengontrol suhu panas air bak tersebut, sehingga tidak sampai berkurang atau melebihi suhu panas yang diperlukan. Demikian pula, dokter harus selalu mengontrol pada temperatur panas badan pasien ketika menjalankan pengobatan tersebut. Walaupun banyak manfaat yang bakal diperolehnya, akan tetapi pengobatan ini benar-benar melelahkan badan bagi pasien. Maka dari itu, bagi pasien sebaiknya beristirahat beberapa jam sesudah menjalani pengobatan seperti itu.
Bak Sikat
Dinamakan demikian itu, karena di dalam melakukan pengobatan seperti itu, selalu menggunakan sikat untuk membersihkan badan. Sedangkan suhu panas air yang digunakannya cukup sederhana, yaitu pertengahan antara merendam badan dengan air dingin dan merendam badan dengan air panas. Yakni suhu panas yang diperlukan untuk melakukan pengobatan seperti itu, adalah pertengahan di antara keduanya.
Kadang-kadang suhu panas air yang diperlukan untuk melakukan pengobatan seperti itu adalah 35 derajat Celsius. Selain dari itu, pasien selalu membawa sikat dan pengobatan itu untuk menyembuhkan penyakit kulit. lebih-lebih kulit yang terserang penyakit kudis, gatal-gatal dan lain-lain.
Sesuatu yang harus dikerjakan sebelum melakukan pengobatan seperti di atas, hendaklah sikat yang akan dibuat untuk membersihkan harus dibersihkan lebih dahulu dengan air panas, agar baksil dan bakteri yang kemungkinan melekat padanya, dapat dibasmi (dihilangkan). Lalu sikat itu digunakan untuk menggosok badan pasien dengan cara yang baik dan usahakan dapat menggosok seluruh badan secara merata.
Mengenai cara melakukan menggosok badan, tidak ada ketentuan, boleh dimulai dari paha bagian dalam, lalu paha bagian luar. Sesudah itu kaki diangkat ke atas permukaan air, kemudian digosok dengan sikat itu secara rata, sesudah itu badan bagian depan dan belakang, sampai yang terakhir menggosok bagian dari kedua tangan.
Adapun cara menggosok badan pasien, boleh dilakukan sendiri atau dengan cara minta bantuan orang lain. Mungkin dalam menggosok badan ini dengan dua sikat sekaligus. Kadang-kadang pada pertama kalinya badan pasien berdarah, akan tetapi hal itu tidak perlu dipermasalahkan, selama sikat yang digunakan sudah dibersihkan dengan air hangat. Bahkan kadang-kadang pendarahan itu yang akan membuat sembuh.




0 Komentar